Ledakan di Beirut (Sumber Foto: Getty Images)

BEIRUT – Sebuah ledakan besar di pelabuhan dekat pusat Kota Beirut menewaskan lebih dari 25 orang dan melukai 2.500 orang lainnya pada Selasa (4/8). Akibat gelombang ledakan ini, jendela dan balkon apartemen runtuh dan rusak parah.

Pejabat setempat memperkirakan jumlah korban tewas akan terus bertambah saat petugas menggali puing-puing reruntuhan yang tersebar hingga ke beberapa titik di Kota Beirut. Ledakan yang terjadi Selasa dini hari tadi merupakan yang terkuat yang pernah terjadi di Beirut dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Apa yang kita saksikan adalah bencana besar,” kata Kepala Palang Merah Lebanon George Kettani kepada penyiar Mayadeen. “Ada korban dan korban di mana-mana, di semua jalan, baik itu daerah yang dekat dengan lokasi kejadian dan yang jauh,” seperti yang dirilis Reuters.

Tiga jam setelah ledakan api masih berkobar di lokasi kejadian. Terlihat asap hitam membumbung tinggi ke langit saat helikopter pemadam kebakaran melintas. Sirene ambulan juga terdengar hingga ke seluruh kawasan Ibukota.

Sebuah sumber mengatakan para korban tengah dibawa dan dirawat di luar kota karena rumah sakit di seluruh Kota Beirut penuh dengan korban luka. Ambulans milik palang merah juga didatangkan dari Beirut Utara, Beirut Selatan dan Lembah Bekaa di bagian Timur. Tujuannya hanya satu, yakni agar korban jiwa dapat diminimalisir.

Leave a Reply

  • (not be published)