CHICAGO – 45% karyawan United Airlines harus cuti dari pekerjaannya karena maskapai tersebut tidak mampu membayar gaji mereka. Pihak maskapai sendiri mengatakan dalam waktu dekat surat pemberitahuan akan segera dikirimkan ke 36.000 karyawan yang bekerja di seluruh Amerika Serikat.

Reuters menyebutkan bahwa tidak semua karyawan yang menerima pengumuman ini akan dirumahkan. Jumlah karyawan yang akan mendapat jatah cuti sesuai aturan dan kondisi terbaru dari ekonomi global dunia.

Cuti bersama ini akan berlaku per tanggal 1 Oktober 2020 mendatang saat pengumuman penghentian dana suntikan dari pemerintah keluar. Untuk diketahui, maskapai ini mendapatkan suntikan dana miliaran dollar untuk membayar gaji pekerjanya.

“Mengeluarkan kebijakan semacam itu adalah pukulan berat bagi perusahaan kami, tapi ini adalah keputusan paling baik yang bisa diambil mengingat keadaan industri penerbangan global saat ini,” ujar Presiden Asosiasi Pramugari Internasional (AFA) Sara Nelson dalam sebuah pernyataan.

Maskapai yang berbasis di Chicago ini mengeluarkan biaya hingga 40 juta dollar setiap harinya, padahal disaat yang bersamaan perusahaan tengah melakukan efisiensi dan perusahaan juga gagal melakukan likuiditas akibat kasus Covid-19 di Amerika Serikat.

Peringatan cuti kerja ini bervariasi menurut kelompok kerja. Pramugari adalah salah satu yang paling terpukul diantara pekerja lainnya di maskapai ini. 15.000 dari 25.000 pramugari maskapai United Airlines akan mendapat pemberitahuan cuti ini dalam waktu dekat ini.

United Airlines saat ini mengaku sedang bekerja dengan serikat pekerja yang berbeda tentang opsi untuk mengurangi jumlah pekerja yang akan kena aturan tersebut.

Para pramugari ini diberi dua pilihan, pertama adalah cuti sukarela dengan tenggang waktu delapan bulan hingga tanggal 1 Juni 2021, dan kedua, cuti sukarela selama 13 bulan hingga 1 November 2021. Menurut kabar yang beredar, dalam masa itu, mereka akan mendapatkan keuntungan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Faktanya nanti jumlah karyawan yang akan mendapat pengumuman ini lebih banyak dari yang diperkirakan. Hal tersebut mengacu pada jumlah karyawan sebelum merger dengan perusahaan lain,” pungkas Nelson.

Leave a Reply

  • (not be published)